"Saya rasa ini tentu sangat bagus, saya harap ini dapat menjadi motivasi bagi anggota dewan untuk lebih semangat dalam menyampaikan amanah masyarakat sesuai tugas yang diemban," kata Mukhtarudin
"Kalau untuk cairan disinfektan kami cukup, hanya kesulitan mendapatkan APD. Karena penyemprotan di tempat yang terindikasi ada persebaran COVID-19, APD yang sudah digunakan kami akan musnahkan. Ini seperti penyemprotan di kediaman Menteri Perhubungan. Kami juga harus berhati-hati, agar tidak terinfeksi virus COVID-19," ujarnya
Hal ini disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagaimana tertera dalam Surat Keputusan Kepala BPNB Nomor 13.A Tahun 2020.
Hal ini dilakukan menyusul pandemi virus corona baru (Covid-19), yang dikhawatirkan menimbulkan masalah kesehatan di tempat kerja.
Jumlah kematian akibat virus corona baru masih menunjukkan peningkatan. Hingga Selasa (17/3) pagi ini, total korban tewas mencapai 7.171 orang.
Transaksi rupiah hari ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.940-Rp 15.015 per dolar AS
Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ, MA menyatakan, saat ini bukan waktu yang tepat untuk memberlakukan lockdown secara nasional
“Kami sangat memahami bahwa ini akan berdampak signifikan bagi kelangsungan usaha KUMKM kita,” kata Teten
"Ini penting dilakukan supaya masyarakat tidak kalang kabut, panik. Tim 19 juga harus memperlihatkan apa kerjanya. Jangan sampai dibentuk tim tapi tidak melakukan apa-apa," kata Idah
"Karena menganggap PAN sekarang ini sudah melenceng jauh dari cita - cita awalnya," kata Asri Anas