Adapun KPK mengamankan barang bukti berupa uang sebanyak Rp 3 miliar rupiah. Kemudian buku rekening bank dengan jumlah uang sekitar Rp2 Miliar.
Mereka ditangkap lantaran diduga terlibat transaksi suap terkait proyek dan lelang jabatan.
Rahmat Effendi atau akrab disapa Bang Pepen bersama 11 orang lainnya itu ditangkap lantaran diduga terlibat transaksi suap terkait proyek dan lelang jabatan.
Rahmat Effendi bersama beberapa pihak lainnya yang turut diamankan sedang menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.
Lembaga Antirasuah itu juga turut mengamankan sejumlah uang sebagai barang bukti dalam operasi senyap itu.
Berdasar informasi, dalam OTT ini, tim satgas KPK turut mengamankan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan pihak swasta.
Informasi yang sama menyebutkan Rahmat Effendi dan pihak swasta itu diamankan lantaran diduga terlibat transaksi suap.
Pembatasan terbaru diumumkan ketika otoritas kesehatan menjelajahi kota untuk mencari kontak pasien COVID-19, beberapa di antaranya berada di atas kapal Royal Caribbean yang diperintahkan untuk mempersingkat pelayaran ke mana-mana dan kembali ke pelabuhan.
Badai salju membuat jalan raya utama di selatan ibu kota negara itu tidak dapat dilalui, membuatnya dan ribuan pengendara lainnya terdampar, tanpa makanan dan air dalam cuaca dingin yang membeku.
pembatasan baru New Delhi datang pada hari yang sama ketika kepala menteri kota besar itu, Arvind Kejriwal, mengumumkan telah terinfeksi COVID-19 dan mengalami gejala ringan.