Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) berpotensi dalam menentukan kontestasi Pilpres 2019. Apa yang menjadi faktornya?
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) diyakini akan mengimplementasikan gagasan kebangsaan Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
Para kiai Nahdlatul Ulama (NU) diyakini akan memberikan dukungan kepada Ketua Umum PKB untuk maju sebagai calon wakil presiden (Capres) mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.
Sejumlah pakar politik menilai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) berpotensi untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.
Dalam acara perayaan hari ulang tahun (HUT) Fraksi PKB ke-18, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengingatkan kepada seluruh kadernya untuk tetap komitmen memperjuangkan kepentingan rakyat dan pendidikan pesantren.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) disebut-sebut memiliki potensi untuk maju sebagai Cawapres mendampingi Pilpres 2019 mendatang.
PKB mendorong agar peraturan pemerintah pengganti Undang-undang (Perppu) tentang Ormas yang baru disahkan menjadi UU untuk segera direvisi.
Secara historis, santri mengusung model dan tradisi pendidikan yang berkaca pada masa awal masuknya Islam ke Indonesia.
Sementara itu, Cak Imin mengucapkan terima kasih kepada seluruh santri se-Indonesia yang telah mendaulat kakeknya sebagai Pahlawan Santri.
Kaum santri sudah waktunya untuk memimpin sebuah perubahan dan perbaikan berbangsa dan bernegara. Sebab, kaum santri memiliki keunggulan dalam membangun kekuatan berbangsa yang ideal.