Pancasila sebagai ideologi bangsa, tidak boleh diterapkan secara ambigu
Besok, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni. Peringatan Hari Lahir Pancasila mengacu pada sejarah dicetuskannya Pancasila pada 1 Juni 1945 oleh Presiden pertama RI, Soekarno, dalam sidang BPUPKI.
Situasi pandemi Covid-19 memicu bangsa ini untuk saling bersatu untuk memulihkan arah pembangunan nasional sesuai dengan amanat konstitusi. Penguatan UMKM dari desa melalui digitalisasi dan ekonomi inklusif yang berpihak pada rakyat banyak sebagai kunci menguatkan kemandirian ekonomi.
Kalangan dewan meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menjalin komunikasi tingkat tinggi di Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk menghentikan persoalan di Palestina.
Sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang diterbitkan kemarin menyatakan Uni Eropa setidaknya sebagian bertanggung jawab atas kematian ribuan migran yang menyeberangi Laut Mediterania dalam beberapa tahun terakhir.
Ahmad Basarah menolak jika penggalangan bantuan kemanusiaan Forum Alumni Kelompok Cipayung untuk bangsa Palestina ini didasarkan atas sentimen agama.
Pemerintah Turki menyatakan bahwa pemilihan presiden di Suriah tidak sah dan dorongan yang dipimpin oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk solusi politik untuk dekade konflik di sana harus dilanjutkan.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mendukung penuh uji klinis tahan III Vaksin Nusantara yang merupakan karya anak bangsa.
Yang terjadi di Palestina saat ini bukan hanya penjajahan oleh Israel, tapi juga tidak adanya kemerdekaan, perdamaian atau bahkan keadilan sosial bagi Bangsa Palestina.