Hasilnya potensi luas panen kita mencapai 4,81 juta hektar atau naik 0,38 juta hektare dibanding periode yang sama tahun lalu.
Beberapa hari lalu, panen perdana bawang merah di lahan Kelompok Tani Ngudi Rahayu di Desa Wonosari, Kecamatan Kalikajar. Dari hasil panen diketahui mencapai 12,3 ton per hektare.
Panen ini dilakukan di lahan proyek Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP)
Smart farming adalah sistem pertanian berbasis teknologi yang dapat membantu petani meningkatkan hasil panen secara kuantitas dan kualitas.
Dari pemantauan langsung di lapangan, pengukuran produktivitas dengan metode ubinan yang dilakukan oleh Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Temanggung di lima sampel lokasi diperoleh rata-rata hasil panen mencapai 15,7 ton per hektare.
Dari pemantauan langsung di lapangan, pengukuran produktivitas dengan metode ubinan yang dilakukan oleh Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Temanggung di lima sampel lokasi diperoleh rata-rata hasil panen mencapai 15,7 ton per hektare.
Padi yang dipanen di lahan seluas 300 hektare tersebut, menggunakan varietas inpari 42 dengan produktivitas 8 ton per hektare.
Ada berbagai aspek yang menjadi titik pengendalian program, diantaranya adalah peningkatan kualitas pakan, bibit, kesehatan hewan, pengendalian pemotongan betina produktif dan pasca panen, pengolahan produk asal hewan serta manajemen usaha.
Musim panen padi pertama diperkirakan mundur dari mulai Februari menjadi Maret-April.
Jika tidak berkualitas, maka tidak berkah tapi menjadi musibah, tidak mendapatkan panen bonus demografi tapi justru menjadikan beban pembangunan.