Tidak sedikit anak-anak bangsa kita yang dididik dan dibentuk karakternya oleh medsos yang semua sistemnya, Facebook, Tiwtter, Instagram dan lain-lain yang dibuat dan dikendalikan oleh pihak asing
Perwakilan Facebook membantah adanya kebocoran data pribadi pengguna media sosial (Medsos) tersebut. Meski demikian, Facebook meminta maaf atas insiden tersebut.
Kejadian itu sempat viral di media sosial, pasalnya video pengusiran tersebut diunggah oleh salah seorang pengunjung ke medsos.
Partai Gerindra menyebut sudah waktunya untuk ganti presiden pada Pilpres 2019. Hal itu menyikapi maraknya gerakan #2019GantiPresiden di sejumlah media sosial (Medsos).
Ujaran kebencian yang kerap muncul dari media sosial (medsos) sangat berpotensi menjadi bibit terorisme. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) perlu jeli mengamati pergerakan ujaran kebencian di berbagai medsos.
Kaos #2019GantiPresiden viral melalui media sosial (Medsos). Kaos #2019GantiPresiden itu dijual melalui online.
Kaos #2019GantiPresiden viral melalui media sosial (Medsos). Kaos #2019GantiPresiden itu dijual melalui online. Siapa pemesan pertama dan terbanyak kaos tersebut?
Jelang Pilpres 2019, video #2019GantiPresiden viral melalui media sosial (Medsos). Kaos #2019GantiPresiden itu dijual melalui online.
Penelitian tersebut menghitung jumlah 70 persen dari berita yang disebarkan di medsos merupakan berita hoax.
demi mencegah penyebaran kekerasan berlanjut, Pemerintah Sri Langka memerintahkan agar jaringan media sosial diblokir di negara tersebut.