Pentagon mengatakan pada Jumat (21/2), 110 anggota layanan didiagnosis cedera otak traumatik setelah serangan Iran pada 8 Januari.
Beberapa kota Iran bergulat dengan wabah baru virus corona yang telah menewaskan enam orang dan menginfeksi lebih dari dua lusin lainnya, menurut pejabat kementerian kesehatan.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan, rezim Iran mengecilkan bahaya virus corona dan memberi warganya informasi yang salah.
Delapan dari 10 orang yang tertular virus itu antara Jumat dan Sabtu berada di pusat kota Qom, pusat penyebaran pertama kali wabah di Iran di mana sekolah dan pertemuan sudah ditangguhkan.
Hook menuduh para pejabat Iran mencegah pemilihan yang bebas dan adil dengan mendiskualifikasi sejumlah kandidat
Iran telah mengambil langkah-langkah penting dalam bidang penerbangan yang membuktikan kepercayaan dirinya dalam menetralkan sanksi AS tersebut
Amerika Serikat menuding Iran kembali melakukan upaya untuk mengirimkan senjata ke milisi Houthi Yaman.
Partisipasi publik yang inklusif dan antusias dalam pemilihan parlemen akan membuat marah AS.
Kedua lelaki tua itu meninggal di rumah sakit di Qom setelah positif terkena virus corona pada sebelumnya.
Kasus tersebut masih menanti konfirmasi lebih lanjut.