Kandidat calon presiden (Capres) terkuat pada Pilpres 2019 hanya ada dua nama, yakni Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan siap untuk menjalankan amanah sebagai sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk pemenangan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 Partai Demokrat.
Ketua Umum Partai Demokrat SBY memberikan mandat kepada putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Kogasma untuk Pilkada 2018 dan Pilpres 2019.
Partai Demokrat masih enggan bica soal calon presiden dan wakil presiden (Capres dan Cawapres) dalam kontestasi Pilpres 2019.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diminta untuk mengkapitalisasi sembilan calon presiden (Capres) yang sudah disodorkan. Hal itu menjadi salah satu strategi pemenangan Pemilu 2019.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) didorong untuk maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres) di Pilpres 2019. Lalu siapa calon presiden (Capres) yang akan berdampingan dengan Cak Imin?
Sejumlah pengamat politik dan pakar akademisi menyebut calon presiden (Capres) yang didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipastikan akan menang dalam kontestasi Pilpres.
Dengan total jumlah anggota DPR sebanyak 560 orang, maka setidaknya diperlukan 112 kursi untuk bisa mengusung seorang capres. Jelas PKS butuh partai koalisi.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut akan segera mendeklarasikan diri sebagai calon presiden (Capres) 2019 mendatang.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memiliki potensi yang cukup besar sebagai calon wakil presiden (Capres) untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019 nanti.