Serangan Penatgon membangkitkan gejolak Irak untuk kali pertama setelah invasi AS pada 2003 silam, untuk meruntuhkan rezim Saddam Hussein.
Serangan itu menyasar konvoi yang membawa pejuang anti teror Irak yang populer di utara Baghdad
Serangan AS yang berlangsung di Bandara Internasional Baghdad itu menewaskan delapan orang lainnya.
Serangan udara AS itu menewaskan Soleimani serta seorang komandan milisi Irak di bandara Baghdad
Abdul-Mahdi mengecam serangan AS sebagai tindakan "agresi" terang-terangan yang akan memicu perang yang menghancurkan.
Mantan kepala pasukan elit itu tewas dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) pada Jumat (3/1), menurut laporan media pemerintah Iran.
Pentagon mengatakan, serangan itu bertujuan menghalangi rencana serangan Iran ke depannya.
IRGC mengumumkan pada Jumat (3/1) pagi bahwa Mayor Jenderal Soleimani dan al-Muhandis menjadi tegwas dalam serangan yang helikopter AS. Kelompok pro-pemerintah Irak juga mengkonfirmasi insiden itu.
IRGC mengumumkan pada Jumat (3/1) pagi bahwa Mayor Jenderal Soleimani dan komandan kedua Mobilisasi Populer Irak (PMU), Abu Mahdi al-Muhandis tewas dalam serangan helikopter AS.
Kematian Soleimani tidak akan menghentikan misinya, justru para penjahat yang memiliki "darah" Soleimani dan para martir lainnya yang tewas dalam serangan tersebut akan memberikan pembalasan yang mengerikan.