Dua calon presiden (Capres), Jokowi dan Prabowo Subianto, menjadi fitnah dan ujaran kebencian yang selama ini dialamatkan kepada keduanya.
Capres nomor urut 01 Jokowi meyakini bahwa Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto adalah seorang negarawan dan Pancasilais. Prabowo dinilai menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tampak terlihat geram ketika menjelaskan keteguhannya terhadap Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia saat debat Capres.
Jokowi mengaku dituding sebagai penganut Partai Komunis Indonesia (KPI) selama 4,5 tahun.
Hoax menjadi strategi kampanye yang dilakukan tim sukses (Timses) Jokowi-Ma`ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno dalam menghadapi kontestasi Pilpres 2019.
Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto meminta kepada seluruh rakyat Indonesia agar tidak memilih pemimpin ibarat beli kucing dalam karung.
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku terharu karena tidak memberi kaos kepada para simpatisan masyarakat Jawa Barat yang hadir dalam kampanye.
Pengawal VVIP Mabes Polri yang bertugas mengamankan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf melalui video kepada warga Cianjur.
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menegur salah satu pasukan pengamanannya saat safari politik di kawasan Cianjur, Jawa Barat. Video tersebut beredar di sejumlah sosial media.
Ribuan warga menyambut riang gembira kedatangan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Melihat antusias warga, Prabowo mencium aroma kemenangan rakyat.