Peringatan itu datang sehari setelah kerajaan memperpanjang durasi jam malam harian di beberapa kota, termasuk ibu kota Riyadh
Rasio infeksi COVID-19 di Arab Saudi dianggap rendah secara global. Dikatakan 53% dari mereka yang terinfeksi virus itu bukan warga Arab Saudi.
Pada hari yang sama, Putin juga mengusulkan pengurangan volume sekitar 10 juta barel per hari, atau sekitar 10% dari output global.
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan akan memperketat jam malam di kota-kota Mekah dan Madinah
Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga mengumumkan bahwa sebanyak 64 pasien sudah pulih. Dengan begitu jumlah total pasien sudah sembuh menjadi 328.
Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya jumlah kasus virus corona di dua kota tersebut. Disebutkan, sebanyak 48 kasus di Mekah dan 46 di Madinah.
Sumber keamanan Irak mengatakan sekelompok pasukan AS telah ditarik dari pangkalan udara al-Taqaddum di al-Anbar, dan pindah ke pangkalan udara Ain al-Assad di provinsi Irak barat.
Anggaran itu sejalan dengan upaya Kerajaan dalam membendung wabah sambari mendukung sektor swasta, pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja.
Arab Saudi berjanji untuk meningkatkan produksi karena perang harga minyak mengguncang industri energi global setelah berakhirnya perjanjian pasokan dengan anggota OPEC lainnya.
Anggota kongres AS, Maxine Waters menuduh Presiden AS, Donald Trump salah urus bencana virus corona