Pembagian sertifikat dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bogor Ade Yasin, didampingi Ketua BPN Kabupaten Bogor.
Pemanfaatan rawa di kalimantan merupakan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk menjamin produksi pangan khususnya beras.
Melalui kegiatan ini kami berharap dapat meningkatkan sinergi dengan Pemkab Bogor, dan sejumlah pemangku kepentingan.
Kabupaten Humbang Hasundutan dipilih sebagai percontohan karena berpotensial untuk dikembangkannya beberapa komoditas terpilih dengan menggunakan sumber daya dan sistem pertanian yang terbarukan.
Indonesia memiliki peluang dan potensi produk organik yang cukup besar untuk bersaing dan diminati pasar internasional.
Program yang kini dijalankan Kementan memang masih membutuhkan penyesuaian. Terlebih saat ini anggaran Kementan sangat terbatas.
KWT Binama juga sudah memiliki screen house persemaian sendiri dan melakukan pengolahan hasil terhadap sayuran dan tanaman toga yang tidak masuk ke grade pasar modern, menjadi aneka olahan pangan yaitu keripik.
Ade Yasin mengapresiasi direktur PT. PPE yang baru yaitu, Agus Setiawan karena telah membuktikan dan mulai memproduksi.
Menurutnya kebijakan Kementan di bawah Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo lebih baik dimana setiap provinsi saat ini didorong untuk menanam kebutuhan daerahnya sendiri.