Kita ketahui cuaca panas sedang melanda sebagian besar wilayah Indonesia akhir-akhir ini. Pemerintah harus bisa mengantisipasi lewat berbagai kebijakan dan program agar cuaca ekstrem seperti ini tidak merugikan masyarakat.
Bukan kali ini saja peneliti BRIN memunculkan kasus kontroversial yang menimbulkan geger di masyarakat, yakni ancaman pembunuhan kepada warga Muhammadiyah oleh APH. Kehebohan sebelumnya adalah pernyataan peneliti BRIN bahwa akan ada badai dahsyat karena cuaca ekstrim di Jabodetabek. Padahal kewenangan mengumumkan secara resmi soal itu ada di BMKG. Pernyataan tersebut dibantah BMKG dan nyatanya terbukti tidak ada.
Bergeser ke kota besar di Pulau Jawa, secara umum berpotensi hujan dengan intensitas ringan di Kota Serang, Kota Jakarta Pusat, Kota Semarang, dan Surabaya.
Diprakirakan hujan dengan intensitas ringan terdapat di Kota Serang, Kota Jakarta, Kota Semarang, dan Kota Yogyakarta.
BMKG melalui laman resminya yang dipantau di Jakarta, memprakirakan sejak pagi hari seluruh wilayah Jakarta berawan.
Wilayah Bandung Raya sudah memasuki pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.
Namun, hujan lebat hingga hingga hujan disertai petir berpotensi terjadi di sejumlah wilayah yang dilewati jalur tengah Jateng seperti Banjarnegara, Wonosobo, dan Temanggung.
Potensi hujan petir tersebut diperkirakan berlangsung dengan durasi singkat di sebagian wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
BMKG mencatat gempa bumi itu berpusat di 6,29 lintang selatan,111,92 bujur timur dengan kedalaman 632 kilometer.
Hujan sedang diperkirakan mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.