tuna raksasa yang didapatkan pensiunan Prajurit Jenderal Scott Chambers, mengalahkan rekor sebelumnya
Meski mendapat dukungan dari seluruh kader Gerindra, Prabowo Subianto disebut mempertimbangkan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
Konsulat Jenderal ditutup pada 2014 setelah teroris Daesh menduduki wilayah tersebut
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo resmi dideklarasikan sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
Partai Gerindra menegaskan tidak akan memberikan tiket kepada mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo tidak menutup kemungkinan akan menggantikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) alternatif dari Partai Gerindra.
Para pelamar tersebut kemudian mengikuti proses seleksi untuk posisi Dirdik KPK akan menggantikan Brigadir Jenderal Aris Budiman.
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo disarankan untuk masuk sebagai kader partai politik jika ingin maju dalam kontestasi Pilpres 2019.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku sering bertemu dengan mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Hubungan Prabowo dengan Gatot antar senior dan junior.
Masinton pun mempertanyakan kinerja jajaran Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Terlebih, Irjen Kemenag dipimpin oleh mantan Pimpinan KPK, M Jasin.