Kami mahasiswa ingin kembali mengulik demokrasi jangan sampai dihancurkan. Seperti diketahui, konstitusi sebagai dasar negara kita telah diobrak-abrik dengan adanya keputusan MK kemarin mengenai batas usia cawapres. Di sini kami seluruh mahasiswa berkumpul untuk bertarung secara akademik.
Ibadah dan perayaan Natal khusus untuk keluarga besar MPR/DPR/DPD RI, kita selenggarakan bersama keluarga besar Kesekjenan. Dan juga kita mengundang alas gereja dan undangan lainnya yang turut merayakan Natal sore hari ini.
AMIN menang, dana otonomi khusus Aceh 2027 kita perpanjang.
Sesungguhnya Kebudayaan kita sangat kuat. Dan semestinya jadi landas berpikir pembentukan karakter bangsa.
Walaupun kita sedang memasuki tahapan pelaksanaan Pemilu Tahun 2024, yang merupakan tahun politik, di mana semua Partai Politik Peserta Pemilu 2024 akan melakukan berbagai persiapan dan upaya untuk mendapatkan suara rakyat.
Kita ikuti saja aturan yang sudah disepakati. Itu saja yang dilakukan.
Tahun politik, tidak boleh membuat suasana kebangsaan kita menjadi pengap, sesak, apalagi sempit.
Menjelang penyelenggaraan pemilu 2024, saya berharap media massa juga memiliki peran penting dan strategis dalam mengondisikan suasana yang menyejukkan iklim politik kita.
Pasti kita siapkan semuanya bagaimana memenangkan Partai Demokrat di Papua Barat. Kegiatan ini juga untuk memastikan suara Demokrat tetap utuh sampai pada rekapitulasi terakhir.
Tolak politik dinasti dan pelanggar HAM. Begitu banyak ketimpangan yang terjadi di masyarakat. Kita punya keresahan yang sama. Negara kita tidak lagi berpihak pada masyarakat. Tidak berpihak kepada petani dan nelayan.