Kementerian Pertanian (Kementan) akan mendukung pengembangan kawasan jagung tersebut, mulai dari menyediakan sarana penanganan budidaya, pasca panen, dan produk olahan turunan jagung.
Hari pertama kunjungannya, delegasi menyambangi jaringan ritel raksasa milik Uni Emirat Arab di Kairo, Pasar Modern Lulu, Minggu (28/11).
Promosi ini bertujuan untuk memacu pertumbuhan ekspor komoditas pertanian di pasar global, khususnya di tiga benua, Asia, khususnya Timur Tengah, Eropa dan Afrika.
HIPMI memiliki peran memajukan sektor pertanian guna mengurai tantangan ke depan dalam menyediakan kebutuhan pangan yang lebih besar dan sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Dijelaskannya, ada tiga faktor kunci dalam pembangunan pertanian. Pertama adalah peneliti sebagai produsen inovasi teknologi. Kedua, ada petani sebagai user teknologi, orang yang memanfaatkan teknologi untuk menggenjot produktivitas.
Peran penyuluh sangat luar biasa dalam mendampingi petani agar mau dan mampu mengimplementasikan inovasi teknologi para peneliti untuk menggenjot produkvitas dan produksi pertanian.
Berdasarkan rilis International Coffee Organization (ICO) pada tahun 2020, Indonesia berkontribusi sebesar 7,04% dari total produksi kopi di dunia.
Setiap perjuangan dalam menjaga sektor pertanian akan mendapat balasan langsung dari Tuhan Yang Maha Esa. Balasan itu antara lain berupa kemuliaan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.
Penyerahan bantuan tersebut, langsung diterima Kementan yang diwakili Kepala Biro Umum dan Pengadaan Kementerian Pertanian, Akhmad Musyafak.
Meningat kekurangan tersebut, Syahrul pun meminta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) tidak melakukan kesalahan dalam melakukan pendataan penerima pupuk subsidi.