Scholz mengatakan, Presiden Rusia, Vladimir Putin salah menghitung jika bisa mendapatkan wilayah dari Ukraina, menyatakan diakhirinya permusuhan, dan melihat negara-negara Barat menjatuhkan sanksi.
Hal tersebut disampaikan saat Barat secara bertubi-tubi menjatuhkan sanksi terhadap Moskow atas operasi militernya di Ukraina.
Laporan rahasia oleh para pemantau sanksi PBB menyebutkan, pogram-program rudal balistik nuklir dan Korea Utara tetap utuh dan negara itu bekerja untuk memastikan kemampuan-kemampuan itu tidak dapat dihancurkan oleh serangan militer apa pun