Korea Utara (Korut) mengatakan pada Minggu (23/4) bahwa pihaknya siap menenggelamkan kapal induk Amerika Serikat (AS) untuk menunjukkan kekuatan militernya
Korea Utara telah melakukan lima kali uji coba senjata nuklir, dua kali pada tahun lalu dan melakukan sejumlah uji coba rudal balistik sebagai aksi menentang sanksi PBB.
Meski telah setuju kesepakatan internasional untuk menghentikan program nuklirnya, Iran diduga secara diam-diam melakukan penelitian tentang persenjataan nuklir
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence mengatakan denuklirisasi semenanjung Korea masih dapat ditempu melalui jalur damai karena hubungan Washington dengan China yang semakin membaik
Menlu Amerika Serikat, Rex Tillerson mengkhawatirkan Iran melakukan provokasi yang bertujuan untuk mendestabilisasi Timur Tengah dan merongrong kepentingan AS di wilayah tersebut.
Pemerintahan Trump akan mengkaji apakah pencabutan sanksi terhadap Iran akan pengaruhi keamanan nasional Amerika Serikat
Pemerintah China sangat prihatin atas pengembangan nuklir Korea Utara (Korut).
Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence pada Minggu (16/04) kemarin menyatakan tidak lagi akan mentolerir kegiatan percobaan nuklir dan misil Korea Utara
Pernyataan ini lahir terkait dugaan intervensi Amerika Serikat (AS) dalam pemilihan umum Iran yang akan digelar Mei mendatang.
Ini merupakan kali pertama Korut memamerkan rudal balistik kapal selamnya, menyusul ancaman dari Amerika Serikat (AS) atas nuklir Korut.