Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, Teddy Munawar diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ardian I M terkait kasus suap pengadaan bantuan sosial (bansos) covid-19 untuk wilayah Jabodetabek yang menjerat Juliari P Batubara.
Berbagai dokumen itu penting dalam pengusutan kasus dugaan suap pengadaan bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek yang telah menjerat mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara.
Dalam penyidikan kasus suap bansos itu, Tim Penyidik KPK menggeledah dua lokasi perusahaan untuk mencari alat bukti baru.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku heran lantaran puluhan triliun dana yang sudah disalurkan kepada petani belum memberikan kontribusi yang signifikan terhadap negara.
Setidaknya dibutuhkan dana sekitar USD 15 juta untuk merenovasi total berbagai sarana dan prasarana yang ada disini agar bisa selevel dengan sirkuit kelas internasional lainnya.
Penggeledahan tersebut terkait suap pengadaan bantuan sosial (bansos) covid-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020 yang menjerat mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara (JPB)
Dalam penyidikan kasus suao bansos, KPK kembali memanggil dan memeriksa staf PT Tigapilar Agro Utama. Staf yang di panggil sebagai saksi bernama Buyung Airlangga.
Untuk mendalami kasus itu, penyidik kembali melakukan pemeriksaan saksi terhadap staf PT Tigapilar Agro Utama, Imanuel Tarigan untuk tersangka Juliari P Batubara
Sepanjang 2020, BAZNAS menghimpun dana ZIS sebesar Rp385,5 Miliar sedangkan pada 2019, penghimpunan mencapai Rp296 Miliar.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memastikan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa akan terus berlanjut pada tahun 2021 mendatang