Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyebut pemerataan biaya sebesar Rp2,4 juta bagi penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, tidak menguntungkan bagi perguruan tinggi.
Nadiem menekankan bahwa KIP Kuliah Merdeka membuka akses siswa beprestasi dari keluarga tidak mampu untuk melanjutkan studi ke berbagai prodi unggulan perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Bamsoet menjelaskan, dalam materi kuliah Kebijakan Hukum Bisnis di pertemuan kedua ini, dirinya membahas tentang kebijakan produksi dan kebijakan promosi, dengan mengedepankan empat aspek.
Rektor Universitas Terbuka, Ojat Darojat mengatakan, bantuan UKT ini bertujuan membantu mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi, maupun terdampak pandemi Covid-19, namun memiliki prestasi akademik yang baik.
Mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), maupun mahasiswa yang kuliah dengan biaya sendiri bisa menjadi amanusi dalam pembangunan kelapa sawit ke depan.
Tata cara penghitungan besaran rata-rata biaya pendidikan pada program studi penerima Program KIP Kuliah dilakukan dengan menghitung jumlah total biaya pendidikan pada seluruh mahasiswa non-KIP Kuliah dibagi dengan jumlah Mahasiswa non-KIP Kuliah.
Lola Amaria mengambil pendidikan di Universitas Kaplan College di New York, USA dengan mata kuliah Humaniora dan Bisnis.
Dalam acara tersebut Menteri Nadiem memberikan bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) dan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada mahasiswa-mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi NU.
Adi menyampaikan pembebasan UKT ini merupakan komitmen Universitas Terbuka untuk membantu mahasiswa tumbuh dan berkembang, baik dalam kancah nasional maupun internasional.
Di usianya yang masih muda, Steven Richard terus berusaha untuk membantu beban kehidupan orang tuanya. Di masa kuliah, dirinya pun memutuskan untuk menjadi pekerja serabutan.