Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta maaf atas potongan video yang viral di media sosial pada Rabu (3/9) terkait ucapannya atas kesejahteraan guru.
Dalam Islam, guru bukan hanya seorang pendidik, tapi penjaga ilmu, pemandu kebenaran, dan penerus peradaban. Perannya begitu strategis hingga derajatnya disejajarkan dengan pewaris para nabi dalam menjalankan tugas mulia: menyampaikan ilmu dan membentuk akhlak umat.
Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia mengimbau para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan agar aktif menyebarkan narasi perdamaian di media sosial (medsos), menyikapi situasi politik yang terjadi akhir-akhir ini.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) membuka ruang dialog dengan masyarakat guna menyerap aspirasi secara langsung dari berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) pendidikan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyebut keberhasilan program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga bergantung pada peran guru serta penguatan soft skill.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional melalui penguatan kompetensi guru, revitalisasi sekolah, dan adopsi teknologi dalam pembelajaran.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), mendorong keterlibatan aktif ekosistem pendidikan, termasuk guru, peserta didik, dan operator sekolah, dalam menjaga keamanan siber.
Dirjen GTK dan Pendidikan Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu Tahap 1 dan Tahap 2 Tahun 2025 di Jakarta, pada Rabu (27/8).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti, mengapresiasi upaya Perguruan Tamansiswa dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) sebagai mitra Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) dalam peningkatan kualitas guru.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menekankan bahwa digitalisasi bukan sebagai pengganti guru melainkan memperkaya proses pembelajaran.