Hari Pendidikan Nasional semestinya menjadi satu kesempatan bagi kita untuk mengevaluasi sistem pendidikan Indonesia. (Saya mencatat) ada 5 (lima) poin yang kita perlu cermati. Ini penting agar pendidikan Indonesia mencapai tujuan pendidikan nasional, sebagaimana dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.
Salah satu yang membuat peserta didik betah di sekolah karena guru tidak banyak memberikan pekerjaan rumah (PR).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (2/5).
Sistem Pendidikan Nasional Harus Mampu Menjawab Kebutuhan dan Tantangan Zaman
Ganjar dinilai berhasil membuat terobosan dan gebrakan di dunia pendidikan.
Diantara mungkin jalan tengah yang bisa dihadirkan adalah konsep Academic Health System, perpaduan antara pendidikan kedokteran di universitas dengan RS Pendidikan. Sehingga tidak terjadi perubahan yang sangat drastis yang justru mungkin malah melahirkan hal yang kontraproduktif.
Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara memberikan perhatian serius terhadap Pendidikan Guru Penggerak (PGP)
Rektor Untar, Agustinus Purna Irawan menyebut sembilan mahasiswi tersebut merupakan srikandi yang kelak akan meneruskan perjuangan Ibu Kartini.
Pendidikan Karakter sejak Dini Modal Bangun Nasionalisme yang Kuat
Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI menyampaikan ada beberapa temuan di Kabupaten Purwakarta yang berkaitan dengan bidang pendidikan, diantaranya yaitu laporan mengenai adanya kampus abal-abal.