Puncak arus mudik Lebaran terjadi pada 28 Maret 2025 dengan jumlah penjualan tiket mencapai 215.646 dalam sehari
Kriteria tinggi hilal MABIMS minimum 3° dan elongasi minimum 6,4°, sehingga tanggal 1 syawal 1446 H secara hisab jatuh bertepatan hari Senin Pahing, tanggal 31 Maret 2025.
Trafik pergerakan penumpang melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) telah mengalami penurunan pada H-2 perayaan Lebaran Idul Fitri 2025.
Fenomena WFA yang marak terjadi menyebabkan para pemudik sudah mulai pergi ke kampung halaman sejak H-10 hingga puncaknya pada Jumat, 28 Maret 2025.
Pembelian tiket melalui kanal resmi penting untuk memastikan perjalanan lancar dan aman. Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyediakan akses yang mudah bagi masyarakat dalam memesan tiket kereta api.
Angka tersebut meningkat empat kali lipat dibanding hari-hari normal (14-20 Februari 2025).
Jumlah pemudik dengan menggunakan bus pada Lebaran 2025 ini meningkat drastis hingga 145 persen. Untuk itu, kesehatan sopir bus hingga kendaraan harus benar-benar terjamin.
Volume arus lalu lintas pada hari ini, Sabtu, 29 Maret 2025, masih cukup tinggi.
Sopir bus di terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur menjalani cek kesehatan hingga tes urine. Hal itu dalam rangka menjaga keselamatan dan keamanan mudik Lebaran 2025.
Masalah kesehatan harus menjadi prioritas saat di jalan ketika mudik Lebaran. Kendala kesehatan yang kerap terjadi pada pemudik adalah diare hingga flu atau pilek.