Pesatnya animo pola hidup sehat dan permintaan bahan pangan organik ternyata belum diimbangi dengan lahan dan dukungan kebijakan.
Pertanian harus menjadi sarana mencari duit sebanyak-banyaknya melalui bisnis (Agribisnis).
Transformasi dari pertanian tradisional ke modern, khususnya pemanfaatan teknologi yang masif.
Kementerian Pertanian mempunyai sejumlah program untuk mendorong peningkatan produktivitas.
Secara hitung-hitungan, satu ton benih sumber kedelai untuk 20 hektare, atau per hektarnya membutuhkan 50 kg.
Taxi Alsintan ini merupakan program yang diinisiasi langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo agar petani dan pelaku usaha di sektor pertanian bisa melakukan pengadaan alsintan secara mandiri melalui fasilitasi KUR.
Kementerian Pertanian melakukan upaya menjamin ketersediaan kedelai utamanya untuk mencukupi kebutuhan konsumsi rumah tangga melalui fasilitasi pengembangan 52 ribu hektar kedelai yang tersebar di 16 daerah.
BPP Kostratani sebagai pusat pembelajaran termasuk tentang mitigasi dan adaptasi pertanian terkait perubahan iklim.
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo yang dijadwalkan hadir cara langsung, terpaksa harus membuka pelatihan tersebut secara virtual karena tertular COVID-19 varian Omicron.
Karantina Pertanian juga menyiapkan Smart Green House dan Kebun Tani khusus untuk komoditas unggulan ekspor.