Beberapa pejabat AS mengatakan Rusia meminta peralatan militer China setelah invasi 24 Februari ke Ukraina.
Rusia menyebut tindakannya sebagai operasi militer khusus untuk "mendenazifikasi" negara itu dan telah meminta bantuan militer dan ekonomi dari Beijing, menurut pejabat AS.
Amerika Serikat (AS) mengatakan China akan menghadapi konsekuensi yang keras, jika tetap nekat membantu Rusia dalam invasi ke Ukraina.
Wakil Menteri Luar Negeri Polandia, Marcin Przydacz, menyebut serangan rudal Rusia ke pangkalan militer Ukraina di Lviv, dekat perbatasan Polandia merupakan ancaman untuk NATO.
Sanksi Barat telah membekukan hampir setengah dari cadangan emas dan mata uang asingnya.
Rusia merencanakan beberapa tindakan di Ukraina sebelum invasi terjadi, meskipun Beijing mungkin tidak memahami sepenuhnya apa yang direncanakan.
Puluhan orang tewas pasca pasukan Rusia melancarkan sejumlah serangan udara di fasilitas militer besar Ukraina, yang berlokasi di Kota Lviv dekat perbatasan Polandia. Ini merupakan serangan paling barat sejak Moskow melancarkan invasi pada 24 Februari.
Merek vacuum cleaner asal Amerika Serikat (AS), Perysmith, akan segera hadir di Indonesia, setelah terlebih dahulu masuk di Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam, dan China.
Jika ekonomi Indonesia ingin selamat dari dampak krisis perang Rusia-Ukraina, maka perlu meniru langkah yang telah dilakukan China dengan mereduksi angka pertumbuhannya dari 8 menjadi 5,5 persen.
China menentang sanksi dan pembatasan sepihak oleh AS, dan mendesak agar kebijakan Washington terhadap Ukraina dan Rusia tidak