UEA, yang bandara internasionalnya di Abu Dhabi dan Dubai merupakan pusat utama, pada Jumat (20/3) mengumumkan dua kematian pertamanya akibat penyakit COVID-19 dan sejauh ini sudah melaporkan lebih dari 150 kasus.
Raja Salman memerintahkan warga dan penduduknya untuk tetap di rumah selama jam malam tersebut untuk keselamatan bersama.
Sebanyak 11 pasien diidentifikasi itu baru kembali dari Maroko, India, Yordania, Filipina, Inggris, UEA dan Swiss. Mereka dibawa langsung dari bandara ke rumah sakit untuk dikarantina.
Rete terkena dampak penangguhan layanan kereta api adalah jalur Riyadh-Dammam melalui Abqaiq dan Hofuf, jalur Riyadh-Jawf melalui Majmaa, Al-Qassim dan Hail, dan Haramain Express.
Penangkapan itu dilakukan karena tindakan itu bertentangan dengan hukum Arab Saudi dan agama Islam
Pemerintah Arab Saudi telah menghentikan jamaah Muslim untuk masuk dan berdoa di dua masjid suci di Mekah dan Madinah
Pasien kanker dan karyawan di atas usia 55 tahun harus diberikan 14 hari cuti wajib, tanpa dipotong hak tahunannya.
Keputusan komisi ulama itu sendiri diambil setelah melihat perkembangan pandemi corona di dunia, juga masukan dari laporan otoritas kesehatan setempat
Pada Minggu (15/3), Kerajaan menghentikan sementara pekerjaan pemerintah dan memerintahkan pekerja sektor publik untuk tinggal di rumah selama 16 hari.
Keputusan tersebut memutuskan sementara untuk menunda salat di masjid dan beribadah di gereja dan fasilitas mereka akan ditinjau empat minggu dari sekarang.