SPA melaporkan, langkah terbaru ini dimaksudkan untuk mengurangi dampak ekonomi dari pembatasan virus corona.
Yaman belum melaporkan kasus virus corona, sementara jumlah kasus di Arab Saudi naik menjadi 2.795
Sekelompok anggota dewan dari Partai Republik (GOP) Amerika Serikat, mengancam Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman, agar memotong produksi mentahnya.
Jumlah tersebut rinciannya, Rp7,9 triliun diperuntukkan bagi Rencana Respon Kemanusiaan (HRP) PBB untuk Yaman, dan Rp397 miliar untuk penanganan Covid-19.
Yaman, negara termiskin di dunia Arab, telah dikejutkan oleh perang saudara sejak 2014.
Peringatan itu datang sehari setelah kerajaan memperpanjang durasi jam malam harian di beberapa kota, termasuk ibu kota Riyadh
Keduanya kembali beroperasi setelah dua minggu pihak berwenang mengistirahatkan maskapai tersebut sebagai bagian dari upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona (COVID-19).
Rasio infeksi COVID-19 di Arab Saudi dianggap rendah secara global. Dikatakan 53% dari mereka yang terinfeksi virus itu bukan warga Arab Saudi.
Dalam pernyataannya, nilai agregat dari semua ukuran modal dan likuiditas yang diadopsi oleh bank sentral sejak 14 Maret adalah 256 miliar dirham (US$69,70 miliar).
Pada hari yang sama, Putin juga mengusulkan pengurangan volume sekitar 10 juta barel per hari, atau sekitar 10% dari output global.