Dilansir Aljazeera, Kamis (13/5), serangan udara oleh Israel dilakukan tanpa henti di Wilayag Palestina, Gaza.
Hingga Selasa malam, serangan Israel di Gaza telah menewaskan 28 warga Palestina, termasuk sembilan anak, dan melukai 152 lainnya. Dua orang Israel tewas dalam serangan roket.
Di Jalur Gaza, otoritas Palestina telah melaporkan kematian 20 orang, termasuk sembilan anak-anak, ketika Israel menyerang militan yang menembakkan roket ke Yerusalem.
Meski pejabat itu tidak memberikan rincian tentang bagaimana orang-orang itu terbunuh atau terluka, ada laporan yang beredar tentang serangan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Serangan itu terjadi di tengah kunjungan delegasi tingkat tinggi AS ke Irak, yang dipimpin oleh Koordinator Gedung Putih untuk Timur Tengah dan Afrika Utara Brett McGurk
Rekaman pernyataan yang bocor itu mencakup pernyataan Zarif soal mendiang Jendral Qassem Soleimani yang berpengaruh dan tewas dalam serangan pesawat nirawak Amerika di Irak tahun lalu, juga kecaman terhadap kebijakan Iran di Suriah dan hubungannya dengan Rusia.
Ruang PEOC ini dirancang dan dibangun khusus menahan serangan nuklir dan serangan mematikan lainnya.
Mesir mengutuk serangan dan tindakan provokatif oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki sejak awal bulan suci Ramadan.
Sebuah rudal Suriah meledak di Israel selatan hari ini dalam insiden yang memicu sirene peringatan di dekat reaktor nuklir rahasia Dimona dan serangan Israel di Suriah.
Menurut telemetri Kaspersky, ketika dunia terkunci pada Maret 2020, jumlah total serangan bruteforce terhadap RDP melonjak dari 93,1 juta di seluruh dunia di bulan Februari 2020 menjadi 277,4 juta di Maret 2020.