Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggali keterkaitan Lippo Group dalam kasus dugaan suap penanganan perkara peninjauan kembali (PK).
Adi Pandoyo langsung mengenakan rompi tahanan KPK saat keluar gedung lembaga antirasuah.
KPK ditenggarai melanggar aturan kelembagannya sendiri dengan tidak menjunjung tinggi keterbukaan publik
Penyidik KPK tengah menguatkan bukti guna menjerat pihak lain yang terlibat. Tak terkecuali petinggi Lippo Group lainnya.
Sejumlah pengusaha turut berpartisipasi memberikan uang kepada sejumlah penyelenggara termasuk ke Amran, Pejabat PUPR, dan anggota Komisi V DPR RI.
Tak hanya itu, penyidik juga memeriksa Wali Kota Cimahi nonaktif, Atty Suharti sebagai saksi untuk tersangka Hendriza Soleh Gunadi.
Eddy diduga memberikan sejumlah uang kepada Panitera sekaligus Sekretaris PN Jakpus, Edy Nasution
Yan Anton sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah ditangkap tangan
Menurut Febri, penyidik KPK masih mendalami soal uang-uang yang telah disita itu dengan kasus suap yang menjerat Aseng.
Guna mendukung hal itu, KPK telah merekrut sekitar 600 orang pegawai. Mereka terdiri dari programmer, analis, penyidik, hingga penyelidik.