Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong budidaya porang dengan melepas varietas unggul Madiun1 yang memiliki keunggulan cepat panen dan hasil yang berkualitas.
Pandemi yang melanda Indonesia di awal tahun 2020 mengakibatkan pertumbuhan sektor industri pengolahan nonmigas mengalami penurunan sebesar 158% dari 4,34% menjadi minus 2,52%.
Sesuai dengan kaidah Good Manufacturing Practices (GMP) bahwa dalam pengolahan produk hasil hortikultura harus food grade dan aman dikonsumsi sehingga ketika hasil panen tersebut diolah rasanya tidak banyak berubah dan warna tetap terlihat bagus.
Kementerian Pertanian (Kementan) sejak 2019 telah memfasilitasi pembangunan pengering solar dryer dome untuk pelaku usaha pengolahan yang selama ini masih menggunakan metode tradisional, seperti pengeringan di lahan kosong, maupun di pinggir jalan dekat hunian petani.
PT Adhi Mukti Persada perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan hasil tembakau.
Yang masih menjadi tantangan adalah optimalisasi pengolahan produk vanili untuk pasar global, sehingga produk yang diekspor adalah produk yang mempunyai nilai tambah.
Untuk menyiasati fluktuasi harga cabai, implementasi teknologi pascapanen berupa pengolahan dan penanganan cabai segar harus dipelajari dan diterapkan mulai dari tingkat petani.
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah berharap, kerja sama kedua belah pihak ini dapat meningkatkan kualitas, daya saing, dan produktivitas SDM di bidang industri khususnya dalam bidang pengolahan logam berat.
Anggota Komisi XI DPR RI Willy Aditya mendorong adanya insentif bagi industri Hasil Pengolahan Tembakau dan Lainnya (HPTL) karena berkontribusi bagi peningkatan penerimaan cukai negara.
Sampai dengan tahun 2020 tercatat sebanyak 74 unit usaha SBW telah mengantongi Sertifikat NKV. Dengan rincian, 72 unit usaha pencucian SBW, 1 Gudang Kering tempat pengumpulan SBW dan 1 pengolahan SBW.