Teror terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dipastikan karena kasus yang sedang ditangani institusi pemberantasan korupsi itu.
Aksi teror terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap sudah menjadi hal yang biasa.
Salah sasaran jika teror melalui Novel berkaitan dengan penanganan kasus.
Irman enggan berspekulasi mengenai motif dibalik penyiraman air keras itu.
Kasus teror yang menimpa Novel tengah didalami pihaknya dan kepolisian.
Rekaman CCTV itu tidak terlihat dengan jelas dan gamblang.
Pengusutan kasus terhadap Novel itu tak hanya sampai pada pelaku, juga dalangnya.
Andi Razak mengatakan, dirinya optimisme aparat kepolisian dengan intelijen bisa segera mengungkap di balik penyerangan Novel Baswedan.
Lembaga antikorupsi tak boleh kalah dengan segala bentuk intimidasi dan provokasi.
KPK terus berkoordinasi dengan Polri terkait insiden penyerangan itu.