Kabar soal penunjukan Komjen Listyo Sigit Prabowo makin santer terdengar. Presiden RI Joko Widodo kabarnya akan mengajukan namanya menggantikan Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun 1 Februari mendatang.
Kalangan dewan sampai saat ini belum menerima Surat Presiden (Surpres) terkait nama calon Kepala Polri (Kapolri) yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk mendapatkan persetujuan DPR.
Dirjen Suhartono mengimbau semua masyarakat untuk berhati-hati dan waspada bujuk rayu untuk bekerja ke luar negeri dengan mudah.
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah menyerahkan lima nama calon Kapolri kepada Presiden Joko Widodo untuk menggantikan Jenderal Pol Idham Azis.
Kalangan dewan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mengirim usulan nama calon Kapolri (cakapolri) ke DPR RI.
Semuanya punya prestasi bagus, tinggal Presiden membutuhkan yang seperti apa, ya tentu yang ada kecocokan dengan Presiden karena apapun Kapolri ini harus bisa mendukung semua kebijakan Presiden.
Pemerintah harus mengkaji dan mengevaluasi rencana untuk tidak lagi membuka formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2021.
Segenap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI untuk turut aktif serta dalam publikasi citra positif tentang kinerja DPR RI.
Surat presiden (Surpres) terkait calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis belum diterima DPR. Hingga saat ini nama calon Kapolri masih menjadi teka-teki. Lalu seperti apa kriteria calon Tri Brata 1?
Nama calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis masih menjadi teka-teki. Bahkan, hingga saat ini DPR belum menerima Surpres terkait usulan nama calon Kapolri.