Indonesia bisa terbebas dari bayang-banyang impor jika semua anak muda memiliki pola pikir yang maju, khususnya dalam pembangunan pertanian ke depan.
Wakil Ketua MPR Dr. H. Sjarifuddin Hasan, MM, MBA mengungkapkan bahwa sekitar tiga perempat penduduk Indonesia masuk dalam usia produktif termasuk di dalamnya generasi muda sehingga bonus demografi tercipta.
Arzeti Bilbina menyemangati muda-mudi bangsa dalam memperingati Sumpah Pemuda di tengah suasana pandemi Covid-19.
Di tengah tekanan ekonomi global dan pertumbuhan negatif ekspor Indonesia, kinerja ekspor Provinsi Maluku justru tumbuh hingga 140,8% pada periode Januari–Agustus 2020.
Yang menjadi tantangan adalah, apakah bonus demografi ini nantinya akan dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pembangunan, atau malah menjadi kemubaziran, bahkan menjadi beban.
Di tangan kalian sebegai generasi muda bangsa, pertanyaan retoris ini saya titipkan sebagai bahan perenungan.
Indonesia hanya akan maju apabila kaum muda terus menggembleng diri dengan semangat mengusai ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pancasila adalah dasar negara yang mempersatukan bangsa sekaligus bintang penuntun yang dinamis yang mengarahkan bangsa Indonesia dalam mencapai tujuannya.
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang banyak dimotori oleh kalangan muda.
Belakangan ini atlet esports jadi profesi yang banyak dilirik anak muda yang demen gaming di dunia, khususnya di Indonesia