Fraksi Partai Gerindra akan mengorek informasi soal restorative justice atau pendekatan yang menitikberatkan terciptanya kondisi keadilan kepada calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) besok (Rabu, 20/1).
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menanyakan secara khusus persoalan reformasi Polri hingga penanganan kamtibmas berkeadilan kepada calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dalam fit and proper test atau uji kelayakan, besok (Rabu, 20/1).
Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo resmi menyerahkan makalah sebagai bahan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR.
Sosok Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi)sebagai calon Kapolri tunggal diakui memiliki pemahaman politik yang luas. Selain cerdas, dia juga memiliki pengalaman yang tak dimiliki calon lain, yakni ajudan Presiden RI Joko Widodo.
Langkah Presiden RI Joko Widodo mengajukan Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke Komisi III DPR RI didukung Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Masalah angkatan calon tunggal Kapolri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo tidak perlu dipermasalahkan. Sebaiknya yang menjadi tolak ukur dan patokan adalah kinerja.
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah memberikan masukan ke Komisi III DPR RI untuk uji kepatutan dan kelayakan calon tunggal Kapolri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo yang dilaksanakan, Rabu (20/1) mendatang.
Komisi III DPR dan PPATK pastikan transaksi keuangan calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit bersih.
Laporan transaksi keuangan calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo masih dalam tahap wajar.