Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango mengatakan, dari hasil tangkap tangan tersebut penyidik KPK juga turut mengamankan buku tabungan, bonggol cek, dan beberapa domumen proyek.
Dalam kasus ini, Wenny Bukamo dan Recky Suhartono Godiman (RSG) yang merupakan Komisaris Utama PT Alfa Berdikari Group (ABG)/orang kepercayaan Wenny, dan Direktur PT Raja Muda Indonesia (RMI) Hengky Thiono (HTO) diduga sebagai peberima suap.
PDI Perjuangan belum mendapatkan informasi resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal penangkapan Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo.
Plt Juru Bucara KPK, Ali Fikri mengatakan, 16 orang yang di tangkap KPK dalam OTT tersebut yaitu, pejabat dilingkungan pemkab banggai laut dan beberapa pihak swasta, termasuk Wenny.
Berdasarkan data di situs elhkpn.kpk.go.id, Wenny yang merupakan calon petahana di Pilkada 2020 itu melaporkan harta kekayaannya pada 31 Desember 2019 lalu.
Dari informasi yang diterima, Wenny berpasangan dengan Ridaya Laode Ngkowe yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Firli pun belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait OTT tersebut. Pasalnya, ia pun masih menunggu kabar dari tim penindakan yang masih berada di lapangan.
Mereka mendesak KPK untuk menjerat Ikhfina Fahmawati, istri Mustafa Kamal Pasha, mantan Bupati Mojokerto.
Menurut Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan bahwa pembakaran itu terjadi pada Senin (30/11) sekitar pukul 15.30 WIT.
Ali mengatakan, penahanan tersangka selanjutnya akan menjadi kewenangan JPU selama 20 hari terhitung sejak 30 November 2020 sampai 19 Desember 2020