Ketiga pemimpin tersebut mengatakan, mereka prihatin dengan program rudal balistik Iran dan mereka siap untuk mengambil tindakan lebih tepat untuk menangani masalah ini.
Amerika Serikat tidak akan mengesahkan kepatuhan Iran terhadap kesepakatan nuklir 2015 .
Dua pejabat penting yang terlibat dalam program nuklir dan rudal Korea Utara dikabarkan tidak terlihat di acara publik minggu ini.
Kemampuan senjata nuklir Korea Utara saat ini menjadi sebuah ancaman, namun senjata Pyongyang itu tidak akan mampu menyerang tanah air Amerika Serikat.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mendeteksi gempa kecil mengguncang daerah di dekat lapangan uji coba nuklir Korea Utara.
Keiginan itu terjadi di tengah bentrok dengan Korea Utara, dan keinginan melakukan decertify kesepakatan internasional seputar program nuklir Iran.
Jendral senior Iran menyebut Presiden Amerika Serikat mirip dengan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi
Teheran mematuhi komitmennya di bawah JCPOA, mendesak pihak lain untuk menghormati kewajiban mereka juga.
Perdana Menteri Inggris Theresa May menegaskan kembali komitmen Inggris terhadap kesepakatan nuklir Iran 2015
Presiden Rodrigo Duterte meminta sekutu Filipina untuk bersatu melawan ancaman rudal dan nuklir Korea Utara.