Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengapresiasi pidato Presiden Jokowi di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-75.
Vaksin akan menjadi game changer dalam perang melawan pandemi
Beijing telah melepaskan COVID-19 ke dunia dengan menutup perjalanan di dalam negeri dan mengizinkan penerbangan ke luar negeri.
Trump juga menyalahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menurutnya dikendalikan China karena secara keliru menyatakan bahwa tidak ada bukti penularan dari manusia ke manusia.
Pengumuman itu bertolak belakang dengan pendapat sebagian besar negara anggota PBB, termasuk sekutu AS di Eropa, yang telah menolak kedudukan hukum AS untuk menjatuhkan sanksi internasional.
Turki mengecam keputusan Uni Eropa untuk memberikan sanksi kepada salah satu perusahaannya karena diduga melanggar embargo senjata PBB di Libya.
Ekspektasi dunia terhadap PBB semakin meningkat, untuk dapat perkuat kepemimpinan global dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Partisipasi Duterte dalam acara tersebut signifikan, terutama karena mengancam akan menarik Filipina keluar dari PBB pada hari-hari awal kepresidenannya setelah menghadapi kritik atas perang berdarahnya melawan narkoba.
Orang-orang yang terdaftar di bawah sanksi PBB sebagian besar sudah menjadi sasaran AS dan termasuk kementerian pertahanan Iran dan Organisasi Energi Atomnya.
Katib ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Yahya Cholil Staquf, dijadwalkan tampil di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa