Dari paparan yang tadi sudah disampaikan oleh Biro Pemberitaan Parlemen, memang terlihat output kita di 2023 ini sudah jauh sekali membaik, saya kira itu membanggakan. Tapi, tentu secara fair kita juga harus mencapai keinginan untuk outcome yang ideal, itu yang harus dicapai.
Kita selalu dipertontonkan drama drama kekuasaan yang memuakan, telanjang tanpa rasa malu memperlihatkan pertunjukannya yang semena mena. Peraturan dirubah seenaknya sendiri, konstitusi di rubah demi anak kandung sendiri, mahkamah konstitusi sebagai benteng terahir keadilan konstitusi nyata nyata melakukan pelanggaran etik yang berat, namun penguasa hari ini menganggapnya ini hal yang biasa, bahkan merasa ini sebuah kebenaran.
Sistem politik represif rezim Orde Baru dan praktik KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme) telah mendorong kita untuk membangun sistem yang lebih demokratis dan membentuk lembaga yang secara khusus memerangi praktik koruptif dalam mengelola negara.
Ini kan sejumlah uang yang tidak sedikit. Kok Pemerintah bisa lalai menagih denda tersebut. Ini kan layak untuk kita pertanyakan.
Jadi menurut saya layak diperdebatkan, karena bicara stunting bicara generasi yang akan datang, kita berharap semua calon presiden peduli dengan stunting.
Keterbatasan dari MC di Biro Protokol dan Humas ini juga sangat menjadi satu pertimbangan kita. Kemudian dari Biro Protokol kemudian mengajukan satu inisiasi bagaimana kita melakukan pelatihan dengan mengundang narasumber yang memang sudah berpengalaman dalam kegiatan-kegiatan MC.
Saya pikir, masyarakat kita sudah cerdas untuk tidak terpengaruh tentang apa yang disampaikan oleh Pak Prabowo dalam video yang dipotong-potong tersebut, yang tentunya menjadi multitafsir.
Para capres dan cawapres harus memperbaiki secara serius pengelolaan tambang nasional kita ke depan, agar benar-benar terwujud bahwa sumber daya kekayaan alam kita membawa berkah, sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Bukan malah menjadi musibah karena membawa kutukan sumber daya alam.
Kita lihat hukum itu harusnya tegak begini inilah hukum dan kenyataannya tajam ke bawah tumpul ke atas. Kondisi ini tidak boleh didiamkan, tidak boleh dibiarkan dan harus berubah karena itu kita mendorong perubahan mengembalikan hukum menjadi tegak.
Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada APINDO yang selama ini telah menjadi wahana bagi para penggerak perekonomian untuk bisa berkolaborasi dan bagaimana mereka berkontribusi pemikiran kepada pemerintah untuk membuat kebijakan-kebijakan yang bisa menumbuhkan perekonomian kita.