Pasar Tani merupakan salah satu gerakan dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan 12 komoditas utama selama Ramadan.
Komoditas peternakan yang sering disebut emas putih ini terbukti strategis di pasar ekspor dan diminati banyak negara.
Hal tersebut sesuai dengan mandat Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang menegaskan bahwa pangan dan pertanian adalah sektor vital yang tidak boleh berhenti sedetikpun.
penyuluh menjadi garda terdepan dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas yang berdaya saing guna mewujudkan pencapaian swasembada pangan dan penerapan teknologi pertanian yang lebih modern.
KEP merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan pembangunan pertanian nasional.
Para generasi muda didorong mengambil peran, khususnya dalam bidang pertanian melalui berbagai kegiatan yang produktif.
Masyarakat pemegang kupon dapat berbelanja 12 bahan pangan pokok yang berkualitas dengan harga terjangkau.
Ini merupakan pertama kalinya, sapu lidi dengan jumlah 25 ton atau senilai Rp 147 juta asal Sulawesi Barat memasuki pasar global.
IPDMIP merupakan proyek yang dibiayai dari PHLN dan diharapkan dapat menjadi kegiatan andalan di dinas kabupaten dan provinsi yang dikelola dengan sebaik-baiknya, dan dilakukan realisasi secepatnya, sehingga target dapat tercapai.
Sesuai instruksi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Kementan harus memperluas jangkauan masyarakat terhadap pangan pokok.