Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengungkapkan keprihatinannya atas penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua, yang menyebabkan seorang guru meninggal dunia.
Membunuh guru dan menyerang tenaga kesehatan yang merupakan non kombatan ini sungguh di luar nalar sebagai orang yang beradab.
Kami sangat prihatin dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta komunitas pendidikan dan kesehatan yang terdampak.
Keputusan pihak keluarga ini menunjukkan adanya dugaan ketidakberesan atau ketidakwajaran dalam proses peradilan. Keputusan hukum tersebut juga telah mencederai keadilan dan tidak pro terhadap hak asasi manusia yang di dalamnya terdapat hak-hak anak.
Efisiensi juga akan berdampak pada berjalannya agenda nasional di Papua yang tertuju pada Papua Cerdas, Papua Sehat, Papua Produktif.
Kalau ini kita lihat, politik, kemanusiaan, demokrasi, untuk rekonsiliasi. Apalagi yang tujuh KKB sudah tandatangani pakta integritas merah putih
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Rizal Ul Haq meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sorong, Papua Barat, pada Sabtu (8/2) kemarin.
Mentrans Ajak Bappenas Jadikan Salor Sebagai Etalase Pembangunan di Papua
Satgas Operasi Damai Cartenz bantah tuduhan jadikan Gereja Efesus GIDI di Distrik Oksop sebagai pos militer