Prancis merupakan diplomat asing terakhir yang mengunjungi wilayah Teluk Persia
Pada 3 Juli 1988 kapal perang AS, USS Vincennes menembakkan rudal ke arah pesawat penumpang Iran dengan nomor penerbangan IR655 yang melintas di atas perairan Teluk Persia dari Bandar Abbas, selatan Iran menunju Dubai, Uni Emirat Arab.
Kunjungan tersebut berlangsung di tengah krisis politik yang berlangsung di Teluk Persia
Pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan Iran menguji torpedo kecepatan tinggi yang mampu mencapai kecepatan 200 knot per jam di Selat Hormuz, jalur air vital antara Teluk Persia dan Laut Arab
Pernyataan Zarif itu disampaikan setelah Inggris mengeluarkan ancaman atas penyitaan kapal berbendera Inggris pada Jumat (19/7). Stena Impero ditangkap dan dilakukan penyelidikan setelah kapal tanker itu menabrak kapal nelayan Iran di Teluk Persia.
Pernyataan Zarif itu disampaikan setelah Inggris mengeluarkan ancaman atas penyitaan kapal berbendera Inggris pada Jumat (19/7). Stena Impero ditangkap dan dilakukan penyelidikan setelah kapal tanker itu menabrak kapal nelayan Iran di Teluk Persia.
Pernyataan Zarif itu disampaikan setelah Inggris mengeluarkan ancaman atas penyitaan kapal berbendera Inggris pada Jumat (19/7). Stena Impero ditangkap dan dilakukan penyelidikan setelah kapal tanker itu menabrak kapal nelayan Iran di Teluk Persia.
Pernyataan Zarif itu disampaikan setelah Inggris mengeluarkan ancaman atas penyitaan kapal berbendera Inggris pada Jumat (19/7). Stena Impero ditangkap dan dilakukan penyelidikan setelah kapal tanker itu menabrak kapal nelayan Iran di Teluk Persia.