Tunduk kepada musuh bukanlah cara untuk mengangkat sanksi. Menurutnya, satu-satunya obat untuk menangkal sanksi adalah mengandalkan kemampuan dalam negeri.
Iran membalas atas kematian Soleimani beberapa hari setelahnya dengan menembakkan sejumlah rudal ke pasukan AS yang ditempatkan di Irak, tetapi Presiden AS Donald Trump memilih untuk tidak menanggapi secara militer.
Pada awal April, Khamenei dan Zarif menggunakan akun Twitter untuk mengunggah teori antiinformasi dan konspirasi antiamerika, bukan informasi kesehatan yang otoritatif.
Rezim Zionis tidak akan pernah mematuhi perjanjian apa pun dan tidak akan mengerti apa-apa selain kekuatan.
Sebagian dari kebencian yang ada terhadap AS berasal dari perilaku para pejabatnya saat ini, termasuk presidennya dan sekretaris negara yang banyak bicara, tidak logis, dan tidak masuk akal.
Ayatollah Khamenei juga menunjukkan, filsafat sosial Barat terbukti gagal total dalam menangani pandemi COVID-19. Ia mencatat, filsafat sosial di dunia Barat hanya didorong materialisme dan uang.
Pangan yang kuat dapat mengatasi dan melawan berbagai elemen mengganggu, seperti sanksi yang dapat membahayakan ekonomi seperti virus dapat melukai tubuh manusia.
Beberapa negara Muslim mengalami penghinaan sebagai akibat dari mengabaikan kekuatan mereka sendiri dan diintimidasi oleh kekuatan tirani.
Pujian itu disampaikan Ayatullah Khamenei dalam pidato televisi memperingati kelahiran Imam Mahdi, Imam Keduabelas dalam kepercayaan imamah Islam Syiah.