Kita menyayangkan pernyataan Presiden Jokowi yang tidak bisa memberi solusi atas kenaikan harga beras bahkan hanya menyalahkan perubahan cuaca, sehingga produksi berkurang dan harga beras menjadi naik.
Harapannya ini jadi ajang silaturahmi kita melalui olahraga serta menjadi bagian daripada cara kita saling mengenal dan kita menjadi semakin akrab, kita menjalin persatuan dan kesatuan antarwartawan.
Kita selama ini sudah dibohongi dengan pemilu yang yang tidak jujur, TSM.
Pemerintah jelas tidak berhasil mengurus produksi beras di dalam negeri. Bukannya swasembada, kita malah semakin bergantung pada impor.
Jadi, betul-betul nanti kita harapkan dengan adanya fasilitas jalan tol, fasilitas bandara, maka airport traffic ke IKN ini menjadi semakin ramai.
Kami (Komisi IX) menekankan kepada seluruh kementerian dan lembaga, jadi bukan hanya BKKBN saja (leading), tapi seluruhnya dapat terlibat. Hal ini melibatkan banyak pihak dan kita harus semangat.
Selamat Jenderal! Terima kasih pak Jokowi telah menuntaskan rekonsiliasi ini dengan indah. Semoga ke depan bangsa kita bersatu dan kuat. Amin YRA.
Saya mau kasih tahu dulu kita bertempur. Peristiwa Ketapang, Tambora, kita lawan preman. Preman-preman mau ngacak-ngacak Jakarta, kita turun. Laskar-laskar, santri-santri melawan.
Kota kecil tapi luar biasa kemajuannya. Kita apresiasi angka harapan hidup dan juga penurunan angka stuntingnya menjadi 15 persen. Dimana tahun 2024 nanti secara nasional target pemerintah angka stunting di 14 persen.
Kita akan mengawasi, kita akan mengawal terus. Jangan sampai Kurikulum Merdeka Belajar ini akhirnya meninggalkan mereka yang belum sempat ikut.