Kita tidak ingin seperti teman-teman katakan (BUMN) menjadi pemadam kebakaran. Ada peran Bulog, ada peran PT Pupuk, kemudian ada peran dari ID Food dan juga dari peran PTPN.
Makanya, pertemuan tadi menarik bagi kita, tadi saya minta izin untuk disampaikan kepada Sekjen (Hasto Kristiyanto) dan Sekjen akan memberikan pada Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri). Agar DPP partai bisa mendengar percakapan kita.
Siapa yang mewakili mahasiswa, berapa orang. Siapa yang mewakili yang lain, berapa orang. Bawa lengkap dengan kertas-kertas pemikirannya. Kami tidak mau bicara di depan sini. Kami mau kita bicara serius di dalam sana.
Kita lihat nanti jumlah massanya, bila nanti di depan DPR/MPR RI massanya cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka arus lintas yang akan mengarah ke depan gedung DPR/MPR RI akan kami alihkan, penyekatan di Pulau Dua.
Mengapa Kita Harus Jeli Menyikapi Berita Boikot? Ini Alasannya
Sekarang lagi ada atensi dari seluruh dunia juga termasuk di Indonesia ini, karena terumbu karang kita yang memutih atau coral bleaching.
Sebagaimana semangat awal, saat kita meriviu terkait dengan aglomerasi agar tidak mencampuri kewenangan otonomi daerah (kota satelit) masing-masing.
Pak Menteri ingin kami sampaikan kita ini butuh roadmap pangan kita, roadmap (peta jalan) pertanian kita. Karena memang pangan ini sebuah kehidupan kebangsaan (yang membuat) kita terusik.
Kita tahu permasalahan impor beras kita begitu tinggi, impor tertinggi sepanjang sejarah 25 tahun, ini impor tertinggi kita untuk beras. Sudah impornya tinggi, harga berasnya (juga) tinggi.
Konsepnya sudah didiskusikan setahun yang lalu, tidak ada urusannya dengan waktu itu nggak tahu kita calon presidennya siapa, dan calon wakil presidennya siapa.