Kalau kita harus mengatakan kita harus rekonsiliasi antara Ibu Mega dan Pak Prabowo. Ya, yang terjadi (Pilpres 2024) sekadar kompetisi pemilu presiden. Tapi hubungan keduanya tidak ada masalah.
Meskipun mungkin secara fisik belum bertemu, antara hati Ibu Megawati dan Pak Prabowo, saya kira sudah saling kontak batin.
Bagus saja, apalagi silaturahmi dalam momen bulan suci Ramadhan.
Mari kita tunggu waktu terbaik untuk Ibu Mega dan Pak Prabowo bisa bertemu.
Tidak usah dikaitkan bagi-bagi kekuasaan atau keinginan PDIP masuk ke lingkup pemerintahan ke depan. Ibu Mega tahu persis bagaimana suasana kebatinan rakyat PDIP yang yang mendukung Pak Ganjar dan Pak Mahfud.
Namanya diundang, masa tidak hadir? Apalagi buka puasa bersama, ada kultur-nya, ada doanya, itu kan sesuatu yang dalam kapasitas Mbak Puan sebagai Ketua DPR ya, terus membangun komunikasi politik.