Pernyataan itu disampaikan Erdogan saat memperingati ulang tahun Pertempuran Manzikert 1071 pada Sabtu (25/8) di Ankara.
Rusia dan Turki bersama dengan negara-negara lain telah membuat kemajuan serius dalam menyelesaikan krisis Suriah.
Turki telah mengecam serangan teroris yang melakukan penyerangan dengab menabrak pos keamanan di Libya pekan ini saat umat muslim merayakan Hari Raya Idul Adha.
Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan langkah itu melanggar hukum internasional, resolusi PBB yang relevan, dan merongrong proses perdamaian.
Sebagai bagian dari rencana aksi 100 hari Kabinet Turki, Turki berupaya meningkatkan hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Inggris pasca-Brexit.
India, Tiongkok, Swiss, Norwegia, Kanada, Rusia, Meksiko, Uni Eropa juga telah memulai proses hukum atas AS di WTO.
Universitas Ilmu Sosial Ankara menawarkan program master pertama yang ditujukan khusus untuk studi Yerusalem
Menteri Perdagangan Turki Ruhsar Pekcan mengatakan, Turki akan memberi sanksi balik, jika AS benar-benar merealisasikan ancamannya itu.
Menkeu AS menyebut telah menjatuhkan sanksi kepada beberapa anggota kabinet Turki, dan sanksi lainnya akan segera menyusul.
Tarif yang ditetapkan AS kepada Turki berdasarkan kepentingan nasional. Tarif yang mereka tetapkan pada AS berdasarkan pembalasan.