“Sejak awal kami (BNPT, Red) sudah menegaskan bahwa persoalan radikalisme harus menjadi perhatian sejak dini, karena sejatinya radikalisme adalah paham yang menjiwai aksi terorisme. Radikalisme merupakan sebuah proses tahapan menuju terorisme yang selalu memanipulasi dan mempolitisasi agama”
“Pembangunan infrastruktur adalah kunci mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Multiplier effect-nya kita yakini. Karena itu kalau kita lihat bahwa infrastruktur yang kita bangun adalah infrastruktur yang mendorong mobilitas, produktivitas, konektivitas, akses, dan juga infrastruktur yang bisa membangun sustainabilitas antar generasi"
Indonesia adalah negara besar yang terdiri dari 17.000 pulau, beragam suku-bangsa, bahasa, agama dan kepercayaan serta adat istiadat yang melekat.
World Consultative Assembly bisa menjadi bagian dari solusi mewujudkan dunia yang lebih aman dan damai, yang mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menanggulangi berbagai persoalan antar berbagai negara dunia.
LPDP sekarang mengelola dan memberikan kesempatan kepada anak-anak Indonesia, regardless sukunya, gendernya, dari daerah manapun, maupun dari agama apa pun. Ini adalah bentuk komitmen kita bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang bhineka. Komitmen untuk inklusi, diversifikasi, diversity menjadi sangat sangat penting.
Saya kira Menteri Agama ini patut di Reshuffle karena memang dia tidak paham menempatkan pernyataan di ruang publik, diksi yang dipilih nya sering kali mengundang konflik.
Agresi militer Rusia ke Ukraina menjadi perang pertama antar negara di Tahun 2022. Dunia menyoroti sikap Rusia yang tanpa tedeng aling-aling menyerang Ukraina dengan kekuatan penuh.
PKB menyayangkan statement yang keluar dari Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang membandingkan suara azan dengan gonggongan anjing.
Menteri masuk dalam hal sangat teknis dan terkesan kurang kerjaan dengan membiarkan fungsi Agama yang menjadi tupoksinya.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pernyataan yang menganggap suara azan sebagai suatu gangguan adalah suatu hal yang berlebihan.