Pendaftaran program Sekolah Penggerak akan berakhir pada 6 Maret 2021 mendatang. Karena itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengingatkan sekolah agar segera mendaftar.
Nadiem mengatakan, Guru Penggerak merupakan program yang dirancang untuk memberikan pembekalan kompetensi kepada para guru mulai dari jenjang TK/PAUD hingga SMA, guna menyiapkan guru dan kepala sekolah masa depan.
Di luar penggerak otonom, konsep mobilitas vertikal bisa menjadi langkah berikutnya untuk membawa pendekatan mobilitas kami ke masa depan.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menegaskan bahwa program Sekolah Penggerak bukan untuk menciptakan stereotip sekolah-sekolah unggulan.
Mendikbud mengatakan Program Sekolah Penggerak merupakan katalis untuk mewujudkan visi reformasi pendidikan Indonesia yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik melalui enam Profil Pelajar Pancasila.
Seleksi ini akan dilakukan mulai 18 Januari 2021, dan terbuka untuk guru jenjang TK, SD, SMP dan SMA.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Iwan Syahril mengakui pentingnya peran guru untuk peningkatan mutu sekolah/madrasah.
Para dosen penggerak yang merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, akan bertugas sebagai co-pilot, yang mendampingi mahasiswa untuk mengembangkan potensinya
UMKM merupakan salah satu penggerak utama roda perekonomian negara Indonesia, yang menyumbang 60,34% dari total PDB nasional.
PPGP yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggunakan pendekatan andragogi dan blended learning selama sembilan bulan. Program tersebut didesain untuk mendukung hasil belajar yang implementatif berbasis lapangan.