"Ini sama dengan kenaikan sebesar 181 persen dibandingkan jumlah penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya,"
Hari Raya Idul Fitri atau hari Lebaran identik dengan makanan enak. Setiap keluarga biasanya punya menu makanan khusus yang hanya dimasak tiap kali Lebaran tiba.
Pendatang baru sebanyak itu dipicu beberapa faktor. Salah satunya, kasus COVID-19 di Ibu Kota yang semakin terkendali.
Sesuai dengan yang diperkirakan bahwa tingkat kunjungan pada saat Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2022 ini meningkat lebih tinggi sekitar 30% dibandingkan dengan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2021 yang lalu
Tanggal ini sama seperti dengan prediksi dari Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu yang juga menyatakan puncak arus balik Idul Fitri 1443 H terjadi pada 6 Mei 2022.
Antrean kendaraan yang didominasi pendatang dengan tujuan tempat wisata dan bersilaturahim ke Cianjur atau sebaliknya menuju Bandung, sempat mengular hingga belasan kilometer dengan ekor antrean di Jalan Raya Karangtengah-Cianjur, sehingga upaya penyekatan dilakukan.
Idul Fitri dapat dimaknai sebagai hari kemenangan yang mempersatukan. Idul Fitri mampu menghadirkan kebahagiaan karena menjadi momen berkumpul dengan keluarga dan kerabat.
Pada H+1, Selasa (3/5/2022), Jumlah pengunjung meningkat hingga 58,46 persen jika pada Selasa dibandingkan hari H, Senin (2/3).
Penambahan itu membuat total kasus selama pandemi menjadi 6.047.315 orang. Hal itu berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19.