Pernyataan tersebut merespon laporan Misi Pencarian Fakta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pada Mei, sebuah tim penyelidik internasional menyatakan Rusia ada di balik jatuhnya MH17, yang ditembak jatuh saat terbang di atas wilayah timur Ukraina, menewaskan 283 penumpang dan 15 kru yang berada di dalamnya.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, nomor seri rudal BUK merupakan rudal yang diproduksi dan dikirim ke Ukraina pada era Uni Soviet.
Kedua jurnalis itu divonis penjara tujuh tahun karena melanggar undang-undang rahasia negara selama meliput pembantaian minoritas Rohing yang tidak memiliki kewarganegaraan.
Kedua wartawan itu membantah meminta dokumen-dokumen itu. Namun Keduanya dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara dua pekan lalu.
Dugaan itu karena kejadian penculikan juga pernah terjadi di wilayah Sabah, Malaysia dan pelakunya merupakan Kelompok Abu Sayyaf.
Dua wartawan Reuters, Wa Lone (32), dan Kyaw Soe Oo (28), dinyatakan bersalah karena berusa menyelidi pembantaian yang dilakukan oleh pasukan militer Myanmar terhadap etnis Rohingya.
Tim peneliti independen Amerika Serikat (AS) menemukan bukti yang menunjukkan "niat genosida" oleh militer terhadap Rohingya.
Pengadilan bermarkas di Den Haag itu memutuskan bahwa mereka memiliki yurisdiksi utnuk menyelidiki kejahatan terhadap Rohingya di negara bagian Rakhine di Myanmar
Yuli mengungkapkan, Utih bekerja sebagai PLRT di Malaysia melalui PT. Mitra Solusi Integritas dan agensi Malaysia AP.